Pulau Tidung (2 Hari 1 Malam)

Hello Fellas...
Duh, udah lama banget nih gak posting lagi. Baiklah, lanjut saja di edisi kali ini adalah mengenai perjalanan gue ke Pulau Tidung.

Yup! Gue disana mengikuti paket trip 2 hari 1 malam dengan biaya open tripnya sebesar Rp 330.000/orang. Tepat tanggal 2-3 September 2017 gue kesana. Gue rasa tempat ini cukup rekomendasi bagi kalian yang ingin berlibur, namun tidak ingin jauh-jauh dan masih ingin di wilayah Jakarta. Untuk kesana kalian juga bisa mengikuti paket trip yang ada, biasanya banyak yang menawarkan di web-web tertentu dan di instagram pun juga banyak. Selain itu, jika kalian yang senang bertemu dengan orang baru, kalian juga akan mendapatkan teman baru disana.

Awal mulanya pada tanggal 2 September, kami di informasikan dari jasa travel tersebut untuk kumpul bareng jam 6 pagi di Pelabuhan Kali Adem. Lalu, setelah kami sampai di Pelabuhan Kali Adem...ya, seperti biasa yang nyatanya kapal disana berangkatnya sekitar jam 8. Bukan karena ngaret, lebih tepatnya memang rata-rata kapal berangkat jam 8. Biasanya jasa travel suka menginfokan terlebih dahulu untuk berkumpul jam 6 atau 7 biar lebih cepat aja sampai di pelabuhannya dengan tujuan agar kalian tepat waktu dan tidak tertinggal oleh kapalnya nanti. Pastinya juga kan gak cuma kalian yang ikut, banyak sekali peserta yang ikut menggunakan jasa travel tersebut. Kami pun dari Pelabuhan Kali Adem menuju Pulau Tidung itu sekitar 2-3 jam perjalanan. Sesampai di Pulau Tidung, kami bertemu dengan guide untuk diantarkan ke penginapan/homestay nya. Well... setelah kami sampai disana, kami duduk-duduk sebentar istirahat. Gak lama dari itu, di meja makan sudah disiapkan makanan untuk makan siang karena kebetulan sampai di homestay juga jam-jam makan siang dan jadwal selanjutnya setelah makan itu masih bebas, istirahat sampai sekitar jam 1-2an. Nah, setelah acara bebas itu... di jadwal itu, kami lanjut snorkeling. Tapi, dikarenakan jadwal snorkeling juga masih lama. Kami memilih untuk jalan-jalan dulu di area sekitar Pulau Tidung, ya nginterin rumah-rumah penduduk sekitar.. pengen tau ada apa aja disana. Banyak penginepan, warung-warung kecil, dll. Saat itu, kami jalan kaki bukan naik sepeda. Jadi, ternyata lumayan juga capeknya ya kalo jalan kaki, gue menuju pantainya... dan itu spotnya bagus buat foto. Contohnya, seperti pada foto gue dibawah ini :


Nah, dengan berjalannya waktu. Kami pun bergegas untuk balik ke homestay dan siap-siap untuk snorkeling. Sekitar jam 2 an kami pergi ke Pantainya lagi untuk melakukan kegiatan snorkeling dan pastinya bukan jalan kaki lagi, kami naik sepeda yang memang sudah jadi satu paket dari jasa travel tersebut. Disana ada beberapa pemandangan yang tak kalah dengan lombok, lautnya biru banget... bersih, semoga tetap selalu bersih ya! Pastikan kalian dimana pun berada tetep jaga kebersihannya. Jika memang tulisan "buanglah sampah pada tempatnya" udah gak manjur lagi, hanya dari kesadaran kalianlah yang di harapkan :)
Okeh, selama kegiatan snorkeling di Pulau Tidung ini emang ikannya tak sebanyak di Lombok atau mungkin juga ikannya gak dateng karena gak gue kasih roti hahah entahlah...disana juga ada beberapa daerah yang gak terlalu dalam. Banyak batu karang yang tajam juga, jadi kalian harus hati-hati ya! 
Nah, setelah kami sudah selesai melakukan aktivitas snorkeling. Kami pun ke tempat watersport yang lokasinya dekat dengan jembatan cinta. Di tempat watersport, kalian dapat menaiki Banana Boat dan Watersofa. Biayanya pun menurut gue gak terlalu mahal, cukup mengeluarkan Rp 25.000/orang dan sekali naik.
Disana gue mencoba untuk menaiki Watersofa dimana menurut gue ini sangat menarik untuk dicoba, selain itu juga karena emang gue belum pernah nyoba sih hehe... daaaan apa yang terjadi??? hahahah *sok drama* seru bangeeett, teriak-teriak lega banget. Kalo kalian lagi stress, banyak beban masalah, kerjaan, dll nya naik ini sepertinya cocok hahahah iya gak? iya donggg hmm... :D :P yang pasti pada intinya kalian bisa nikmatin serunya itu selama di Pulau Tidung.

Snorkeling

Watersofa

Banana Boat

Well, hari sudah sore dan kami pun bergegas meninggalkan pantai tersebut untuk melanjutkan perjalanan menggunakan sepeda yang cukup jauh menuju homestay. Kami sempatkan juga untuk melihat sunset, namun memang telat sih jadi sampe sana pun udah gak terlalu keliatan. Kalian tau menuju kesananya pun lumayan jauh. Berikut adalah video yang diambil saat sore hari itu disini dan setelah itu kami langsung balik lagi ke homestay dengan perjalanan yang panjang dan sepi layaknya menelusuri hutan di malam hari.

Setelah itu jadwal kami di malam harinya adalah BBQ di depan homestay yang kami tempati. Beuh, ikannya enak, cuminya apalagi (menurut gue loh ya) plus sambel kecap yang sudah disediakan itu. Pokoknya manteblah!


Pada tanggal 3 September, di pagi harinya jam setengah 6man kami melihat sunrise yang lokasinya di dekat jembatan cinta. Ini keren banget pemandangannya, seperti dibawah ini :




Kalian yang mau foto keren dan ala-ala cocok spotnya disini. Oh ya, ngomong-ngomong soal jembatan cinta konon katanya disana adalah "tempat bertemunya seorang pria dan wanita yang masih menjadi misteri dan mereka saling jatuh cinta dan menjadikan jembatan kayu yang menghubungkan Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil sebagai memadu kasih". Maka dari itu, suka ada mitos orang-orang menyebutnya siapa yang melewati jembatan itu dari awal sampai akhir atau melompati dari jembatan itu, maka cintanya akan selamanya atau menemukan cinta sejatinya hahaha... itu hanya mitos, percaya atau tidaknya sih wallahu a'lam...


Jembatan Cinta
Selain itu juga, selama di Pulau Tidung. Ada lagi pantai yang birunya mirip banget sama Maldives #maybe *ala-ala, kali aja suatu saat bisa ke Maldives beneran* lol, tapi emang bener-bener indah banget sih. Lokasinya di Pulau Tidung Kecil, dimana untuk menuju kesana kalo jalan kaki emang jauh bangeeet... kalian menyebrangi jembatan cinta. Lanjut ikutin jembatan itu sampai ujung setelah itu ada jalan lagi yang seperti seolah-olah kalian masuk kebun. Masih luruuus lagi, tapi kalo kalian nikmatin itu bersama teman, pasangan mungkin gak terlalu kerasa capeknya. Serulah pastinya, membayangkan kalian bisa menelusuri jalan yang menurut kalian itu emang belum ada apa-apanya. Hanya sebatas pohon, seperti kebun saja. Tapi, saat sudah sampai di lokasinya kalian akan merasakan kepuasan tersendiri. Pemandangannya indah banget!!! Toh, kalo kalian capek. Pulangnya kalian bisa naik speedboat ko untuk kembali ke Pulau Tidung Besarnya dengan mengeluarkan biaya Rp 25.000/speedboat. Lumayan kan! :) Kalo saran gue sih, mendingan nikmatin aja dulu untuk pergi kesananya. Biar kalian tau gimana pemandangannya, lagian juga bisa foto-foto kan di beberapa tempat saat menuju kesananya, nanti waktu pulangnya baru deh naik speedboat kalo kalian emang capek hehe...

Inilah pemandangan laut Pulau Tidung Kecil : (Mungkin kalo di foto lautnya terlihat rada gelap, tapi jika kalian kesana langsung. Jauh lebih biru dan jernih)





Cek video pemandangan disini




T H A N K  Y O U




2 comments:

  1. indahnya pulau tidung. waktu ke kepulauan seribu, aku gak sempat main kesana, hu hu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Inshaa Allah kalo ada rezeki, bisa kesana hehe...

      Delete